www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 00.15

Duta Damai Dunia Maya Diakui Internasional

Bernadus Wijayaka / BW Rabu, 25 April 2018 | 13:54 WIB

Tangerang- Duta damai dunia maya adalah salah satu program pencegahan lunak yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam memerangi terorisme. Program duta damai dunia maya terbukti efektif dalam menangkal paham radikal terorisme di dunia maya. Bahkan keberhasilan program duta damai dunia maya ini telah mendapat pengakuan dunia internasional.

“Saat menghadiri pertemuan Arab dan Amerika Serikat yang dihadiri 50 negara dan di depan Presiden AS Donald Trump, saya paparkan program pencegahan lunak ini termasuk duta damai dunia maya. Dari situ saya diundang ke Gedung Putih untuk menjelaskan lebih detail. Di situ saya jelaskan bahwa untuk menanggulangi terorisme tidak cukup dengan penangkapan, tetapi cara-cara lunak terbukti lebih efektif dan Indon esia telah membuktikan,” kata Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius, saat menutup pelatihan duta damai dunia maya Provinsi Banten di Tangerang, Rabu (25/4).

Tidak hanya itu, Kepala BNPT juga diundang ke berbagai negara untuk menjelaskan tentang cara-cara lunak BNPT tersebut. Dalam waktu dekat ini, Suhardi juga diundang ke Yordania untuk mempresentasikan program pencegahan lunak tersebut. Ia juga pernah diundang berbicara tentang penanganan kelompok teroris Boko Haram di Nigeria. Di situ juga dia paparkan bahwa untuk menangani kekerasan, tidak harus dengan kekerasan, tetapi juga dengan cara-cara damai dan lunak.

“Meski lembaga BNPT masih terbilang kecil, kami telah berhasil menjangkau dunia. Bahkan dunia mengakui keberhasilan Indonesia dalam penanganan terorisme dengan pencegahan lunak ini. Makanya duta damai dunia maya ini akan terus saya bawa ke forum internasional karena inovasinya luar biasa,” imbuh Suhardi Alius.

Mantan Kabareskrim Polri menjelaskan, pelati han wilayah Banten tersebut merupakan kegiatan lanjutan. Sejak 2016 sampai 2017, BNPT telah menggelar pelatihan duta damai dunia maya di 10 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

Dengan keterbatasan anggaran, tahun ini kegiatan ini dilaksanakan di tiga provinsi, yakni Banten, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara. Suhardi berharap dengan dikumpulkannya duta damai dunia maya ini, mereka bisa menyebarkan konten positif dan damai di dunia maya untuk membangun nasionalisme generasi muda.

“Duta damai dunia maya sebagai modal bagi BNPT untuk menjaga dunia maya dan dunia nyata dari radikalisme,” tukas Suhardi.

Ia menjelaskan, dalam fenomena sekarang ini, kelompok teroris sangat fasih dan cerdas memanfaatkan internet untuk propaganda, maupun rekrutmen. Kalau dulu, propaganda radikalisme dilakukan melalui hubungan kekeluargaan, perte manan, lembaga keagamaan dan dengan cara tertutup. Namun, saat ini, fenomena baru telah terjadi dengan menjadikan media daring, situs untuk melakukan propaganda dan rekrutmen. Artinya, pola rekrutmen berubah, pembaitan tidak langsung melalui media.

Salah satu contohnya, jelas Suhardi, rencana bom ke Istana yang berhasil dicegah oleh Densus 88. Pelakunya dibaiat secara daring, bahkan dinikahkan secara daring juga. Ia tidak bisa membayangkan bila bom itu benar-benar meledak saat pergantian jam jaga Paspampres.

“Ini pentingnya keberadaan duta damai dunia maya yang mempunyai tanggung jawab moral memberikan daya tahan kepada anak muda dari propaganda radikal terorisme melalui internet,” ungkap mantan Kapolda Jabar ini.

Dari pelatihan duta damai dunia maya Provinsi Banten dihasilkan lima situs yang akan tergabung bersama Pusat Media Damai (PMD) BNPT. Kelima situs itu adalah www.culasatu.dutadamai.id, www.surosowan.dutadamai.id, www.ruangriung.dutadamai.id, www .benteng.dutadamai.id, dan www.jawara.dutadamai.id. Nama-nama situs diambil dari kearifan lokal khas Banten.

Pengukuhan duta damai dunia maya Provinsi Banten ini dihadiri beberapa utusan dari negara sahabat seperti dari Kedubes Amerika Serikat, Spanyol, Maroko, Filipina, dan Belgia. Juga hadir perwakilan Forkompinda Provinsi Banteng, Wakil Wali Kota Tangerang. Dari pejabat BNPT hadir Deputi Kerja Sama Internasional Irjen Hamidin, Sestama BNPT Marsma Asep Adang Supriyadi, Kepala Biro Umum Brigjen TNI Dadang Hendrayudha.

Ketua panitia pelatihan yang juga Kasubdit Kontra Propaganda BNPT Kolonel Pas Sujatmiko menambahkan, kelima situs damai duta damai Banten akan menjadi mitra strategis BNPT dalam menyemarakkan konten damai di dunia maya. Ia berharap setelah resmi menjadi duta damai dunia maya, ke-60 anak muda Banten akan menghasilkan produk-produk konkret dalam pencegahan terorisme, baik di dunia maya dan dunia nyata. Mereka juga akan otomatis tergabung deng an ratusan duta damai dunia maya yang telah ada sebelumnya.


Sumber: Suara Pembaruan Sumber: Google News | Berita 24 Sumbar

thumbnail

Posted by On 00.15

Penangkapan Harimau Bonita dan Kabar Bule Cantik Asal Kanada

Liputan6.com, Pekanbaru - Tertangkapnya harimau Bonita menyimpan segudang cerita. Tak hanya tenaga, tim di lokasi juga memutar otak untuk menyusun strategi supaya Harimau Sumatera betina itu mau masuk perangkap serta jerat khusus yang dipersiapkan.

Beberapa pawang didatangkan termasuk dari Aceh. Bahkan tim juga kedatangan bule cantik asal Kanada, Shakti Wolvers Tegh. Ada dua pekan lebih dara 22 tahun itu berada di lokasi pencarian.

Bule cantik ini disebut tertarik dengan harimau Bonita. Tak hanya soal perilaku, Shakti ingin menerapkan keahliannya yang disebut bisa membaca frekuensi suara hewan liar.

Hanya saja ketika Boni tertangkap pada Jumat, 20 April 2018 pagi, Shakti tak terlihat di lokasi. Apakah dia menyerah sebelum Bonita tertangkap?

Menurut Kepala Bidang I BBKSDA Riau Mulyo Hutomo, Shakti pulang karena waktunya di lokasi memang sudah habis.

  • Temuan Mengejutkan dari Bau Nasi Busuk di Kamar Kos
  • Ada Tumor di Sekujur Tubuh Bonita
  • Dikira Batu Mulia, Nyawa Sekuriti Nyaris Melayang karena Gosok-Gosok Granat

"Empat hari sebelum Bonita tertangkap, Shakti memang sudah pulang," kata Hutomo, Selasa (24/4/2018).

Meski tak di lokasi, Shakti dipastikan akan bertemu dengan Bonita. Pasalnya bule cantik ini juga bekerja di Yayasan Arsari Djojohadikusumo selaku pemilik Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya, Sumatera Barat.

Karena bekerja di yayasan inilah, Shakti punya akses ke lokasi selama dua pekan. Diapun ikut masuk parit dan menembus lumpur untuk menyusuri jejak Bonita di perkebunan.

"Dia bekerja di yayasan itu, dan tim medis di lokasi juga dari Arsari," sebut Hutomo.

Di samping itu, Hutomo juga menyebut Shakti berperan memancing Bonita keluar dari hutan yang disebut greenbelt atau jalur hijau. Harimau Bonita di sana setelah meninggalkan pemukiman dan perkebunan sawit.

"Sebelum penangkapan, Shakti punya peran memancing Bonita ke lokasi kebun penangkapan itu," ucap Hutomo.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Sosok bule cantik asal Kanada yang diterjunkan untuk memburu harimau Bonita.

1 dari 2 halaman

Kondisi Bonita Terkini

Harimau Bonita
Bonita adalah harimau ketiga di dunia yang jadi objek penelitian terkait perubahan perilaku. (Foto: Dok. BBKSDA Riau/M Syukur)

Bonita sejak 4 hari mendiami kandang 9x6 Dharmasraya, selalu diperiksa kesehatannya. Bonita bahkan sudah diobati kakinya yang luka dan dioperasi mengangkat tumor di bagian perut.

Selain luka, tim medis menduga Bonita pernah melahirkan anak dan menyusui. Hal itu dilihat secara kasat mata dari perubahan bentuk alat reproduksi dan bagian puting susunya yang memb esar.

Tim medis juga menemukan sobekan tak wajar di telinga Bonjta. Sobekan itu disebut rapi membentuk huruf V, seolah ada yang menandai Bonita.

"Hasil pemeriksaan medis potongan itu tidak menyisakan bekas goresan," kata Kepala BBKSDA Riau Suharyono memberi keterangan terpisah.

Suharyono menyebut goresan itu baru pertama kali ditemukan. Diapun menyebut bukan dari hasil pertarungan antara harimau.

"Kalau bekas berkelahi ada bekas lukanya, bukan goresan rapi seperti itu," kata Suharyono.

Lantas dari manakah goresan itu berasal? Inilah yang dinyatakan Suharyono masih didalami tim medis untuk mengungkap misteri si datuk belang ini.

Sumber: Google News | Berita 24 Sumbar

thumbnail

Posted by On 00.15

8 Mei, Kereta Bandara Minangkabau Akan Diresmikan Jokowi

8 Mei, Kereta Bandara Minangkabau Akan Diresmikan Jokowi Reporter:

Antara

Editor:

Anisa Luciana

Selasa, 24 April 2018 13:09 WIB
Salah satu rangkaian kereta yang akan digunakan untuk Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau Sumatera Barat (KA BIM). TEMPO/Nofika Dian Nugroho

Salah satu rangkaian kereta yang akan digunakan untuk Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau Sumatera Barat (KA BIM). TEMPO/Nofika Dian Nugroho

TEMPO.CO, Jakarta - Peresmian operasional Kereta Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang, Sumatera Barat, kemungkinan akan dilakukan pada 8 Mei 2018 saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke daerah tersebut.

"Presiden akan berkunjung lagi ke Sumbar (Sumatera Barat) pada 8 Mei 2018. Kami berharap beliau bisa sekalian meresmikan operasional KA (kereta api) bandara," kata Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit di Padang, Senin, 23 April 2018.

Baca juga: Kereta Bandara Minangkabau Ekspres Diresmikan Jokowi 21 April

Nasrul menjelaskan, peresmian Kereta Bandara Internasional Minangkabau semula diundur hingga Juni, bersamaan dengan peresmian light rail transit (LRT) Palembang, Sumatera Selatan.

Kereta bandara yang dinamakan Minangkabau Ekspres ini sudah menjalani uji coba beberapa kali dan dinyatakan sudah memenuhi standar keamanan. Operasional menunggu peresmian yang menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Barat Amran mengatakan peresmian operasional Kereta Bandara Internasional Minangkabau batal diresmikan pada rencana awal, yakni Sabtu, 21 April 2018. Jadwal pasti peresmiannya belum diinformasikan oleh Kementerian Perhubungan, tapi ada kemungkinan bersamaan dengan operasional LRT Palembang, Sumatera Selatan, yakni pada Juni 2018.

ANTARA

Terkait
  • Kemenhub Bagikan 4.000 Kupon Kereta Bandara Soetta Rp 3.000

    Kemenhub Bagikan 4.000 Kupon Kereta Bandara S oetta Rp 3.000

    8 hari lalu
  • Menhub Paparkan Tiga Solusi Berjangka Mengurai Kepadatan Stasiun Duri

    Menhub Paparkan Tiga Solusi Berjangka Mengurai Kepadatan Stasiun Duri

    10 hari lalu
  • Urai Kepadatan, Kereta Bandara Hanya Berhenti di Stasiun Batu Ceper dan Duri

    Urai Kepadatan, Kereta Bandara Hanya Berhenti di Stasiu n Batu Ceper dan Duri

    10 hari lalu
  • Kereta Bandara Adi Soemarmo Akan Layani Rute Solo-Jogja-Kuotarjo

    Kereta Bandara Adi Soemarmo Akan Layani Rute Solo-Jogja-Kuotarjo

    13 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Bahas Tuntutan    Sopir Ojek Online, DPR Panggil Menhub Hari Ini

    Bahas Tuntutan Sopir Ojek Online, DPR Panggil Menhub Hari Ini

    2 jam lalu
  • Lepas Ekspor Xpander, Jokowi Bakal Hajar Petugas Hambat Perizinan

    Lepas Ekspor Xpander, Jokowi Bakal Hajar Petugas Hambat Perizinan

    3 jam lalu
  • Harga Minyak Mentah Dunia Turun Seusai Pertemuan Trump-Macron

    Harga Minyak Mentah Dunia Turun Seusai Pertemuan Trump-Macron

    3 jam lalu
  • Thai Airways Pindah ke Terminal    3 Bandara Soekarno-Hatta 1 Mei

    Thai Airways Pindah ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta 1 Mei

    3 jam lalu
  • Foto
  • Saat Perwakilan Ojek Online Bertemu Komisi V DPR

    Saat Perwakilan Ojek Online Bertemu Komisi V DPR

    1 hari lalu
  • Jelang Bulan Ramadan Pasar Tanah Abang Masih Terlihat Sepi

    Jelang Bulan Ramadan Pasar Tanah Abang Masih Terlihat Sepi

    3 hari lalu
  •  Dody Budi Waluyo Dilantik sebagai Deputi Gubernur BI

    Dody Budi Waluyo Dilantik sebagai Deputi Gubernur BI

    6 hari lalu
  • Melihat Produk Unik dan Unggulan di Pameran Jogja Istimewa

    Melihat Produk Unik dan Unggulan di Pameran Jogja Istimewa

    7 hari lalu
  • Video
  • Berhenti Kerja, Ibu Rumah Tangga Ini Berpenghasilan Rp 400 Juta

    Berhenti Kerja, Ibu Rumah Tangga Ini Berpenghasilan Rp 400 Juta

    1 hari lalu
  • Pentingnya Investasi Keuangan bagi Wanita Milenial

    Pentingnya Investasi Keuangan bagi Wanita Milenial

    2 hari lalu
  • Jelang Ramadan Cegah Peredaran Produk Makanan Berbahaya

    Jelang Ramadan Cegah Peredaran Produk Makanan Berbahaya

    5 hari lalu
  • Jual Kaos #2019GantiPresiden Peluang Usaha di Tahun Politik

    Jual Kaos #2019GantiPresiden Peluang Usaha di Tahun Politik

    6 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Diskon Lazada 96 Persen Mulai Besok, Simak Tips Ini

  • 2

    JK: Aturan Tenaga Kerja Asing Bukan Berarti Mereka Bebas Masuk

  • 3

    Sopir Ojek Online Minta Rp 4.000 per Km, Kemenhub Sebut Mustahil

  • 4

    Modal Asing di Perusahaan Aplikasi Taksi Online Akan Diatur

  • 5

    IHSG Anjlok Terimbas Pe lemahan Rupiah

  • Fokus
  • Jumlah Kartu Prabayar Terdaftar Pascarekonsiliasi Menyusut

    Jumlah Kartu Prabayar Terdaftar Pascarekonsiliasi Menyusut

  •  Israel Larang Jenazah Ilmuwan Palestina Dibawa ke Gaza

    Israel Larang Jenazah Ilmuwan Palestina Dibawa ke Gaza

  • Komitmen Anies-Sandi Tolak Reklamasi Kembal   i Dipertanyakan

    Komitmen Anies-Sandi Tolak Reklamasi Kembali Dipertanyakan

  • Reklamasi, Revisi Raperda Zonasi Wilayah Pesisir Segera Rampung

    Reklamasi, Revisi Raperda Zonasi Wilayah Pesisir Segera Rampung

  • Terkini
  • Jusuf Kalla Usul Dana Kelola BPJS Ketenagakerjaan untuk Rusunawa

    Jusuf Kalla Usul Dana Kelola BPJS Ketenagakerjaan untuk Rusunawa

    1 jam lalu
  • Harga Emas Antam Turun, Dijual Rp 656 Ribu per Gram

    Harga Emas Antam Turun, Dijual Rp 656 Ribu per Gram

    1 jam lalu
  • Lepas Ekspor Xpander, Jokowi Bakal Hajar Petugas Hambat Perizinan

    Lepas Ekspor Xpander, Jokowi Bakal Hajar Petugas Hambat Perizinan

    2 jam lalu
  • Bahas Tuntutan Sopir Ojek Online, DPR Panggil Menhub Hari Ini

    Bahas Tuntutan Sopir Ojek Online, DPR Panggil Menhub Hari Ini

    2 jam lalu
  • Pimpin Apindo    Lagi, Hariyadi Sukamdani Ungkap Tantangan ke Depan

    Pimpin Apindo Lagi, Hariyadi Sukamdani Ungkap Tantangan ke Depan

    2 jam lalu
  • Rupiah Jeblok, Bagaimana Nasib Utang Luar Negeri?

    Rupiah Jeblok, Bagaimana Nasib Utang Luar Negeri?

    2 jam lalu
  • Kurs Rupiah di Pasar Spot Melemah ke Level Rp 13.890 per Dolar AS

    Kurs Rupiah di Pasar Spot Melemah ke Level Rp 13.890 per Dolar AS

    3 jam lalu
  • Harga Minyak Mentah Dunia Turun Seusai Pertem   uan Trump-Macron

    Harga Minyak Mentah Dunia Turun Seusai Pertemuan Trump-Macron

    3 jam lalu
  • Thai Airways Pindah ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta 1 Mei

    Thai Airways Pindah ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta 1 Mei

    4 jam lalu
  • Penyebab Lemahnya Pengawasan Kerja Proyek Stategis Pemerintah

    Penyebab Lemahnya Pengawasan Kerja Proyek Stategis Pemerintah

    5 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    10 Insiden Terparah Sebelum Tumpahan Minyak di Balikpapan 2018

    Berikut 10 insiden terparah sebelum 1,26 juta galon tumpahan minyak mencemari perairan Sepinggan hingga Margo Mulyo, Balikpapan pada 31 Maret 2018.

    Sumber: Google News | Berita 24 Sumbar

    thumbnail

    Posted by On 00.15

    Musornaslub Tetapkan Aceh dan Sumatera Utara Tuan Rumah ...

    Musornaslub Tetapkan Aceh dan Sumatera Utara Tuan Rumah PON Tahun 2024

    Provinsi Aceh bersama Sumatera Utara harus melakukan koordinasi dengan internal KONI terkait rencana penyelenggaraan PON ke-21.

    Musornaslub Tetapkan Aceh dan Sumatera Utara Tuan Rumah PON Tahun 2024Tribunnews.comMusyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) di Hotel Bidakara, Jakarta, 24 April 2018

    WARTA KOTA.COM - Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) memutuskan Aceh dan Sumatera Barat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 tahun 2024.

    di Hotel Bidakara, Jakarta, 24 April 2018.

    Setelah keputusan ini, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) akan menga jukan Aceh bersama Sumatera Utara sebagai tuan rumah PON kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk disahkan oleh pemerintah.

    "Kami akan melaporkan hasil Musornaslub KONI 2018 kepada pemerintah. Pemerintah yang akan mengesahkan karena Musornaslub ini sudah memutuskan siapa tuan rumah PON setelah PON 2020," kata Ketua Pimpinan Sidang Musornaslub KONI 2018 K. Inugroho dikutip dari Antaranews.com.
    Inugroho mengatakan Provinsi Aceh bersama Sumatera Utara harus melakukan koordinasi dengan internal KONI terkait rencana penyelenggaraan PON ke-21 seperti penetapan tanggal pertandingan, jumlah dan cabang-cabang apa saja yang akan digelar, jumlah nomor pertandingan, serta penyiapan infrastruktur olahraga.
    "Kami akan melaporkan secepatkan kepada Kemenpora," kata Inugroho yang juga menjabat sebagai Wakil IV Ketua Umum KONI Pusat itu.
    Dalam pemilihan tuan rumah PON 2024 yang diikuti 34 KONI provinsi itu, Aceh-Sumatera Utara mengalahkan dua kandidat lain y aitu Provinsi Bali bersama Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Kalimantan Selatan.

    Baca: Dua Wakil Ganda Putra Indonesia Raih Kemenangan Pertama

    Provinsi Aceh-Sumatera Utara meraih total 24 suara dari 34 suara KONI Provinsi di seluruh Indonesia.

    Sedangkan Provinsi Bali-NTB meraih delapan suara dan Provinsi Kalimantan Selatan meraih dua suara.
    Musornaslub KONI 2018, lanjut Inugroho, juga menetapkan Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat sebagai tuan rumah cadangan pertama dan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai cadangan kedua tuan rumah PON 2024.
    "Seandainya Aceh-Sumatera Utara tidak dapat memenuhi rancangan yang sudah ditetapkan menuju 2024, Bali-NTB sebagai cadangan pertama akan maju sebagai tuan rumah," kata Inugroho sembari menyontohkan kendala persiapan seperti infrastruktur, anggaran, dan dukungan politik dari DPRD.
    Musornaslub KONI 2018 diikuti 393 peserta yang terdiri dari 53 orang perwakilan cabang-cabang olahr aga, 97 orang dari 34 KONI Provinsi, dan 243 orang dari KONI kabupaten.

    Editor: Dewi Pratiwi Sumber: Antara Ikuti kami di Sudah Sadar, Pria Lajang Beberkan Kronologi Pingsan di Mobil dengan Bu Guru hingga Mulut Berbusa Sumber: Google News | Berita 24 Sumbar

    thumbnail

    Posted by On 00.15

    DPD AWPI Provinsi Sumatera Barat Laksanakan Rapat Konsolidasi ...

    Semangatnews Payakumbuh-Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kota Payakumbuh laksanakan Rapat Konsolidasi Anggota DPC AWPI Kota Payakumbuh, di restoran pergaulan jl Soekarno-Hatta Kelurahan Parit Rantang Kota Payakumbuh,Selasa, (24/4)

    Rapat konsolidasi kali ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD AWPI Provinsi Sumatera Barat beserta Sekretaris Dana Surya, dan Ketua DPC AWPI Kota Payakumbuh Hendri Refdinal beserta seluruh pengurus AWPI Kota Payakumbuh.

    Ketua DPD AWPI Sumatera Barat Mediar Indra mengatakan, berdirinya AWPI di Sumatera Barat berawal dari bungB Dana Surya yang sekarang menjabat sebagai Sekretaris DPD AWPI Sumbar, yang mana AWPI Pusat meminta Sumbar membentuk DPC AWPI dan alhamdulillah telah terbentuk sekarang sampai ke DPC, seperti Kota Payakumbuh, Bukittinggi, Padang Panjang, dan Batusangkar,” terang Ketua DPD AWPI Sumbar.

    Dikatakan Mediar Indra, AWPI sudah berbadan hukum yang jelas dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia nomor : AHU â€" 129.AH.01.07 tahun 2014 Tentang Pengesahan Badan Hukum Perkumpulan, tertanggal, 21 Maret 2014,
    “AWPI merupakan Asosiasi Wartawan yang profesional dibidangnya, yang menjadi salah satu kekuatan organisasi pers yang ada di Indonesia ini, yang sekaligus diakui oleh pemerintah yang akan menegakkan, mengamalkan dan sekaligus mengawal atas cita-cita dan semangat Undangan-undang Pers Nomor 40 tahun 1999,” ungkap Ketua Mediar Indra.

    Ketua DPC AWPI Kota Payakumbuh menyampaikan, AWPI Kota Payakumbuh telah terbentuk dan di Sahkan dengan surat keputusan AWPI Pusat nomor 018/SK/KI-SBT/C/DPP-AWPI /II/2018 periode 2018-2023 yang berkantor di. Jl Soekarno-Hatta depan Restoran Pergaulan Kelurahan Parit Rantang Kota Payakumbuh,
    “dengan terbentuknya DPC AWPI Kota Payakumbuh bisa menjadi media yang profesional di Kota Payakumbuh,” harap Ketua Hendri Refdinal. (jn)

    Sumber: Google News | Berita 24 Sumbar

    thumbnail

    Posted by On 16.01

    Perhimpunan Konselor VCT HIV: Ada 14.469 Pelaku Gay di ...



    Langkan.id, Padang- Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia Wilayah Sumatera Barat mengestimasikan, pelaku Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) atau gay di Sumatera Barat mencapai 14.469 orang. Hasil ini berdasarkan penelitian Perhimpunan Konselor VCT HIV di 4 titik di Sumatera Barat yakni Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kota Solok, dan Kabupaten Solok. Responden penelitian itu berjumlah 147 orang, yang memang diambil dari kelompok berisiko dan memang seluruhnya berperilaku LGBT, dengan rentang waktu sejak Februari-April 2018. "Jadi hasil penelitian itu bukan mewakili kondisi aktual di lapangan. Namun memberikan gambaran mengenai perilaku LGBT yang ada," ujar Ketua Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia Wilayah Sumat era Barat Katherina Welong Senin 23 April 2018.Hasil riset juga mengungkap, terdapat kurang lebih 2.501 orang waria di Sumbar. Mereka bisa menggaet 9.024 orang pelanggan, yang tentunya berjenis kelamin laki-laki.“Jika digabungkan semuanya maka totalnya mencapai 20 ribu pelaku LSL di Sumatera Barat,” ujarnya.Salah seorang peneliti, Akfikri juga mengatakan, berdasarkan distribusi usia, pelaku LGBT paling banyak di Sumatera Barat berusia 15-25 tahun, porsinya bahkan 75 persen dari 147 responden yang diteliti.Penelitian ini juga menunjukkan, separuh responden pernah merantau ke luar Sumatera Barat. Selebihnya menetap di Sumatera Barat. Pelaku LGBT mengaku tinggal di indekos.“Dari riset ini juga terungkap bahwa 51,7 persen responden mengaku menyesali penyimpangan seksual yang dialami, sementara 46,9 persen tidak menyesal," ujarnya.Tim peneliti juga menggali sebaran profesi pelaku LGBT. Sebanyak 26,3 persen dari responden bekerja sebagai wiraswasta, 3,8 persen sebagai PNS, 16, 9 persen sebagai karyawan BUMN dan swasta,dam 18,1 persen mahasiswa dari berbagai kampus dan jurusan, termasuk jurusan yang berkaitan dengan agama. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan kondisi yang dipaparkan peneliti itu, akan menjadi pembahasan bagi pemerintah di Sumatera Barat.Kata dia, pemerintah akan melakukan upaya pencegahan awal dengan pendidikan di lingkungan keluarga. Keluarga memiliki peran dalam mendidik anak-anaknya. Pemprov Sumatera Barat juga berancana akan menyusun Peraturan Daerah (Perda) yang secara khusus, bisa mendorong para orang tua untuk meningkatkan pendidikan agama di lingkungan rumah. "Dalam hal ini tentunya saya meminta adanya keterlibatan alim ulama dalam menggencarkan pendidikan agama," mintanya. (M. Hendra)Sumber: Google News | Berita 24 Sumbar