www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sumatera Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Polisi yang Anaknya Membakar Polres Dharmasraya Minta Maaf

Posted by On 09.39

Polisi yang Anaknya Membakar Polres Dharmasraya Minta Maaf

Petugas pemadam kebakaran, memadamkan api yang membakar Polres Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu (12/11) dini hari. Seluruh bangunan Markas Kepolisian Resor Dharmasraya ludes terbakar setelah dibakar oleh dua orang tidak dikenal pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, dan kedua tersangka akhirnya ditembak mati petugas karena melakukan perlawanan. ANTARA FOTO/Eko Pangestu/Ief/aww/17.Eko Pangestu Petugas pemadam kebakaran, memadamkan api yang membakar Polres Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu (12/11) dini hari. Seluruh bangunan Markas Kepolisian Resor Dharmasraya ludes terbakar setelah dibakar oleh dua orang tidak dikenal pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, dan kedua tersangka akhirnya ditembak mati petugas karena melakukan perlawanan. ANTARA FOTO/Eko Pangestu/Ief/aww/17.

JAKARTA, KOMPAS.com รข€" Salah satu pelaku pembakaran Mapolres Dharmasraya berinisial EFA merupakan anak dari Iptu MN, Kanit Reskrim Polsek Plepat, Muaro Bungo, Jambi.

Atas perbuatan anaknya, MN meminta maaf kepada Polri.

"Iptu MN selaku orangtua dan mewakili pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf secara umum kepada kepolisian, khususnya kepada seluruh personel Polres Dharmasraya atas perbuatan anaknya yang telah membakar Polres Dharmasraya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Rikwanto melalui keterangan tertulis, Senin (13/11/2017).

EFA sudah cukup lama hidup terpisah dari keluarga sehingga aktivitasnya tak diketahui orangtuanya.

Selama delapan bulan belakangan, ia tinggal bersama istri dan anaknya di Kelurahan Pasir Putoh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Sumatera Barat.

Rikwanto mengatakan, orangtua EFA ingin anaknya disemayamkan di Kabupaten Dharmasraya dan mendokumentasikan pelaksanaan pemakaman tersebut.

(Baca juga: Wakapolri: Salah Satu Pembakar Polres Dharmasraya Anak Perwira Polri)

Pihak keluarga memutuskan tidak ikut pemakaman.

"Namun, suatu saat akan berziarah kubur dengan meminta aparat kepolisian Polres Dharmasraya mengantar ke lokasi pemakaman," ujarnya.

EFA terakhir kali meninggalkan rumah pada Sabtu (11/11/2017) dengan berjalan kaki.

Istri dan keluarganya tak ada yang tahu ke mana perginya karena tak meninggalkan pesan kepada mereka.

Pembakaran tersebut diketahui petugas piket Polres Dharmasraya pada Minggu (12/11/2017) dini hari sekitar pukul 02.45.

Mereka mencoba memadamkan api sambil berteriak mencari pertolongan. Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran datang dan berupaya memadamkan api.

Saat itulah sal ah satu petugas melihat ada dua orang mencurigakan yang membawa busur panah dan menembakannya ke arah petugas.

Petugas kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, kedua orang itu terus melakukan perlawanan.

Polisi kemudian melakukan tindakan tegas dan mengarahkan tembakan kepada kedua orang tersebut.

Mereka kemudian tertangkap dan dari keduanya polisi mengamankan busur panah, 8 anak panah, 2 sangkur, sebilah pisau kecil, sarung tangan hitam, dan selembar kertas yang berisikan pesan jihad.

Kompas TV Kepolisian menemukan lambang ISIS pada tubuh kedua pelaku penyerangan dan pembakaran Mapolres Dharmasraya Sumatera Barat.

Berita Terkait

Polres Dharmasraya Kebakaran, Polisi Curigai 2 Orang Pembawa Panah

2 Orang Mencurigakan di Lokasi Kebakaran Polres Dharmasraya Tewas Ditembak

Terkini Lainnya

Musim Hujan, Polisi Awasi Ciledug Indah, Periuk, dan Total Persada

Musim Hujan, Polisi Awasi Ciledug Indah, Periuk, dan Total Persada

Megapolitan 14/11/2017, 23:56 WIB Ayo Ngobrol Bareng Google, Facebook, Twitter, sampai Menkominfo di Festival Media AJI

Ayo Ngobrol Bareng Google, Facebook, Twitter, sampai Menkominfo di Festival Media AJI

Regional 14/11/2017, 23:14 WIB Kudeta Militer Gulingkan Mugabe Sedang Berlangsung?

Kudeta Militer Gulingkan Mugabe Sedang Berlangsung?

Internasional 14/11/2017, 23:10 WIB Menteri Darwin Nasution Akan Hadiri Acara Pemberian Marga Kahiyang

Menteri Darwin Nasution Akan Hadiri Acara Pemberian Marga Kahiyang

Regional 14/11/2017, 23:05 WIB Trump Datang, China Bebaskan Tiga Atlet Basket AS

Trump Datang, China Bebaskan Tiga Atlet Basket AS

Olahraga 14/11/2017, 23:03 WIB Kurator Dunia Kagumi Koleksi Seni Rupa Indonesia

Kurator Dunia Kagumi Koleksi Seni Rupa Indonesia

Regional 14/11/2017, 23:00 WIB Wali Kota Jakut: Anggota Panwaslu Tak Perlu Khawatir Berlebihan

Wali Kota Jakut: Anggota Panwaslu Tak Perlu Khawatir Berlebihan

Megapolitan 14/11/2017, 22:47 WIB Kompor Gas Meledak, T   ujuh Rumah di Samarinda Hangus Terbakar

Kompor Gas Meledak, Tujuh Rumah di Samarinda Hangus Terbakar

Regional 14/11/2017, 22:47 WIB Warga Desa Ponggok Diajak Unggah Foto Obyek Wisatanya ke Medsos

Warga Desa Ponggok Diajak Unggah Foto Obyek Wisatanya ke Medsos

Regional 14/11/2017, 22:33 WIB Ketua Pengadilan Tinggi Bantah Upaya Bunuh Diri Joko Terkait Pemeriksaan MA

Ketua Pengadilan Tinggi Bantah Upaya Bunuh Diri Joko Terkait Pemeriksaan MA

Regional 14/11/2017, 22:12 WIB 'Warga dan Pemda Harus Cekal Setya Novanto Masu   k ke NTT'

"Warga dan Pemda Harus Cekal Setya Novanto Masuk ke NTT"

Regional 14/11/2017, 22:06 WIB Masinton: Kalau Ada yang Dipanggil Enggak Datang, Ya Wajar Juga...

Masinton: Kalau Ada yang Dipanggil Enggak Datang, Ya Wajar Juga...

Nasional 14/11/2017, 21:55 WIB Serangan Udara Koalisi Arab Saudi Hancurkan Sistem Navigasi Bandara Sana'a

Serangan Udara Koalisi Arab Saudi Hancurkan Sistem Navigasi Bandara Sana'a

Internasional 14/11/2017, 21:55 WIB Atlet Anggar Jadi Inspiras   i Boneka 'Barbie Berhijab'

Atlet Anggar Jadi Inspirasi Boneka "Barbie Berhijab"

Olahraga 14/11/2017, 21:52 WIB Sandi: Pengemis Eksploitasi Rasa Iba Orang, Harus Ditertibkan

Sandi: Pengemis Eksploitasi Rasa Iba Orang, Harus Ditertibkan

Megapolitan 14/11/2017, 21:52 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Sumbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »