www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sumatera Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Polisi Tetapkan Penjual Besi Banci sebagai Tersangka

Posted by On 09.15

Polisi Tetapkan Penjual Besi Banci sebagai Tersangka

Polisi Tetapkan Penjual Besi Banci sebagai Tersangka Reporter:

Andri el Faruqi (Kontributor)

Editor:

Rina Widiastuti

Selasa, 2 Januari 2018 17:40 WIB
Polisi Tetapkan Penjual Besi Banci sebagai Tersangka

Ilustrasi besi. dok.TEMPO

TEMPO.CO, Padang - Kepolisian Daerah Sumatera Barat menetapkan pemilik Toko Besi Sumber Baru Widya Kasuma Lawranzi alias Awi, sebagai tersangka dalam kasus perdagangan besi yang tidak memenuhi persyaratan Standar Nasi onal Indonesia atau disebut besi banci. Polisi menduga Awi menjual besi yang tidak sesuai dengan persyaratan SNI 2051.2014.

"Iya sudah ditetapkan sebagai tersangka. SPDP juga sudah dikirim ke kejaksaan," ujar Kepala Polda Sumatera Barat Irjen Pol Fakhrizal, Selasa 2 Januari 2018.

Baca juga: Polisi Buru Pelempar Bom Molotov di Polsek Bontoala

Polisi mengungkap perdagangan besi tak sesuai dengan standar pada Oktober 2017. Polisi mendapatkan laporan, Toko Besi Sumber Baru milik tersangka Awi yang terletak di Jalan Mohammad Yamin Nomor 185 Padang menjual ribuan besi banci berlabel SNI dengan merek TYRS, AS dan US. Ada juga yang tidak bermerek.

Penyidik menguji besi beton dari toko Sumber Baru ini di Balai Riset dan Standarisasi Industri di Medan pada Akhir Oktober 2017. Hasil pengujiannya menguatkan dugaan polisi besi tersebut tidak memenuhi persyaratan SNI 2052.2014 yang mengatur besi baja tulang beton polos.

Berdasarkan hasi l uji tersebut, besi TYRS memiliki diameter tak seperti tertulis. Misalnya, setelah pengukuran, besi berdiamater 12 mililimeter itu hanya berdiameter 11,343 milimeter dengan berat 0,807 kilogram. Padahal, persyaratan SNI besi berdiamater 12 milimeter harus memiliki diamater 11,72-12,18 milimeter dengan berat 0,834-0,941 kilogram.

Baca juga: Polisi Temukan Pabrik Narkoba Jenis Pil Ekstasi di Cipanas

Kemudian polisi kembali mengecek gudang Toko Sumber Baru yang terletak di Jalan Bypass Kilometer 8. Polisi menemukan besi merek TYRS dengan label SNI diamater 8 milimeter sebanyak 8.800 batang, besi diamater 12 milimeter sebanyak 800 batang, serta besi polos berukuran 6 milimeter yang tidak berlabel SNI.

Polisi juga menemukan besi bermerek AS dan US dengan label SNI. Namun, besi tersebut juga diduga tidak memenui persyaratan SNI setelah diukur langsung di gudang dengan menggunakan jangka sorong.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Barat Margiyanta mengatakan, pihaknya juga menggeledah Toko Sumber Baru. Polisi menemukan bukti pemesanan besi yang tak sesuai SNI dari Januari 2016 hingga November 2017.

Berdasarkan dokumen penggeledahan, toko tersebut telah menjual besi tak sesuai standar sebanyak 460.882 batang pada tahun 2017. Sedangkan pada tahun 2017, toko itu telah menjual sebanyak 404.031 batang.

"Kami juga telah memeriksa saksi dan para ahli. Hari ini panggilan sebagai tersangka" ujarnya, Selasa 2 Januari 2018.

Awi dijerat dengan Pasal 120 ayat 1 atau ayat 2 juncto Pasal 53 ayat 1 Undang-Undang Nomor 3 tahun 2014 tentang Perindustrian. Selain itu, di juga dikenai dengan Pasal 113 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan, Pasal 62 Ayat 1 juncto Pasal 8 Ayat 1 Huruf a Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Kosumen. Awi juga bisa dijerat dengan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 37/M-IND/PER/2012 tentang Pemberlakuaan SNI Wajib terhadap Baj a Tulang Beton Polos dengan SNI 2052:2014.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Tempo sempat berusaha meminta konfirmasi terkait kasus yang menimpanya kepada Widya. Ketika Tempo mendatangi tokonya, ia tak ada. Widya hanya bersedia dimintai keterangan melalui sambungan telepon. Ia mengatakan sudah tidak ada masalah dengan bisnis jual-beli besi beton di tokonya. Sudah selesai. Tak ada masalah," ujarnya seperti dikutip dari majalah Tempo edisi 17
Desember 2017.

Terkait
  • Polda Sumatera Barat Telusuri Terduga Teroris Bandung

    Polda Sumatera Barat Telusuri Terduga Teroris Bandung

    17 Agustus 2017
  • 17 Agustus 2017, Polda Sumatera Barat Gelar Zikir Kebangsaan

    17 Agustus 2017, Polda Sumatera Barat Gelar Zikir Kebangsaan

    17 Agustus 2017
  • Arus Mudik 2017, Ada 50 Titik Rawan Kecelakaan di Sumatera Barat

    Arus Mudik 2017, Ada 50 Titik Rawan Kecelakaan di Sumatera Barat

    20 Juni 2017
  • Polda Sumatera Barat Menginvestigasi Kasus Persekusi di Solok  

    Polda Sumatera Barat Menginvestigasi Kasus Persekusi di Solok

    2 Juni 2017
  • Rekomendasi
  • Pembakaran 25 Alquran, Pelaku Diduga Alami Gangguan Mental

    Pembakaran 25 Alquran, Pelaku Diduga Alami Gangguan Mental

    2 jam lalu
  • Agus Kriswanto Panglima Kostrad Baru Pengganti Edy Rahmayadi

    Agus Kriswanto Panglima Kostrad Baru Pengganti Edy Rahmayadi

    2 jam lalu
  •  Jaksa Sebut Auditor BPK Minta Moge dan Ditraktir Karaoke

    Jaksa Sebut Auditor BPK Minta Moge dan Ditraktir Karaoke

    2 jam lalu
  • Usung Djarot di Pilgub Sumut, Mega Temui Muhaimin dan Airlangga

    Usung Djarot di Pilgub Sumut, Mega Temui Muhaimin dan Airlangga

    2 jam lalu
  • Foto
  • Jokowi Undang 88 Raja dan Sultan Se-Indonesia ke Istana Bogor

    Jokowi Undang 88 Raja dan Sultan Se-Indonesia ke Istana Bogor

    2 jam lalu
  • LP Banda Aceh Rusuh, Napi Bakar Lima Ruang Lapas Kelas II A

    LP Banda Aceh Rusuh, Napi Bakar Lima Ruang Lapas Kelas II A

    3 jam lalu
  • Kamisan Perdana 2018, Jokowi Diminta Wujudkan Agenda Reformasi

    Kamisan Perdana 2018, Jokowi Diminta Wujudkan Agenda Reformasi

    6 jam lalu
  • Penerbad Pamerkan Helikopter Serbu Apache dan Mi

    Penerbad Pamerkan Helikopter Serbu Apache dan Mi

    8 jam lalu
  • Video
  • Seorang Gadis di Brebes Diperkosa Oleh Enam Pemuda

    Seorang Gadis di Brebes Diperkosa Oleh Enam Pemuda

    2 jam lalu
  • Pembakaran 25 Alquran, Pelaku Diduga Alami Gangguan Mental

    Pembakaran 25 Alquran, Pelaku Diduga Alami Gangguan Mental

    3 jam lalu
  • Diduga Alergi Obat, Kulit Bocah Ini Melepuh Setelah Minum Obat

    Diduga Alergi Obat, Kulit Bocah Ini Melepuh Setelah Minum Obat

    6 jam lalu
  • Dituduh Gelapkan Dana Haji Rp 3,9 M, Agen Travel Digeledah Polisi

    Dituduh Gelapkan Dana Haji Rp 3,9 M, Agen Travel Digeledah Polisi

    6 jam lalu
  • terpopuler
  • 1

    Kapolri Tito Karnavian Melantik 79 Perwira Menengah

  • 2

    Umumkan Calon PIlkada 2018 untuk 4 Provinsi, PDIP Pamer Risma

  • 3

    Ketika Djarot Merasa Perlu Mendengar Ahok Soal Pilgub Sumut

  • 4

    Istri Wakil Wali Kota Gorontalo Diciduk BNN, Suami: Dia Khilaf

  • 5

    KPU: DPP Partai Besutan Tommy Soeharto Lolos Verifikasi Faktual

  • Fokus
  • Harga Minyak Dunia Naik, Subsidi BBM Sedot Dana Infrastruktur?

    Harga Minyak Dunia Naik, Subsidi BBM Sedot Dana Infrastruktur?

  • Setelah Blok Mahakam di Tangan Pertamina

    Setelah Blok Mahakam di Tangan Pertamina

  • KPK Percepat Pengusutan Kasus E-KTP dan BLBI

    KPK Percepat Pengusutan Kasus E-KTP dan BLBI

  • BNPT: Waspadai Serangan Teroris pada Malam Tahun Baru

    BNPT: Waspadai Serangan Teroris pada Malam Tahun Baru

  • Terkini
  • Dituduh Sebarkan Komunisme, Aktivis Lingkungan Dituntut 7 Tahun

    Dituduh Sebarkan Komunisme, Aktivis Lingkungan Dituntut 7 Tahun

    1 jam lalu
  • Edy Rahmayadi Puji Panglima Kostrad yang Baru: Pokoknya Hebat

    Edy Rahmayadi Puji Panglima Kostrad yang Baru: Pokoknya Hebat

    2 jam lalu
  • Rusuh di Lembaga Pemasyarakatan Banda Aceh Dipicu Provokasi Napi

    Rusuh di Lembaga Pemasyarakatan Banda Aceh Dipicu Provokasi Napi

    2 jam lalu
  • OTT di Kalsel, KPK Temukan Uang Miliaran Rupiah

    OTT di Kalsel, KPK Temukan Uang Miliaran Rupiah

    2 jam lalu
  •  Jaksa Sebut Auditor BPK Minta Moge dan Ditraktir Karaoke

    Jaksa Sebut Auditor BPK M inta Moge dan Ditraktir Karaoke

    2 jam lalu
  • Korupsi E-KTP, Dua Saksi Mangkir dari Panggilan KPK

    Korupsi E-KTP, Dua Saksi Mangkir dari Panggilan KPK

    2 jam lalu
  • Agus Kriswanto Panglima Kostrad Baru Pengganti Edy Rahmayadi

    Agus Kriswanto Panglima Kostrad Baru Pengganti Edy Rahmayadi

    2 jam lalu
  • Diperiksa KPK, Mirwan Amir Mengaku Ditanya Anggaran E-KTP

    Diperiksa KPK, Mirwan Amir Mengaku Ditanya Anggaran E-KTP

    2 jam lalu
  • Usung Djarot di Pilgub Sumut, Mega Temui Muhaimin dan Airlangga

    Usung Djarot di Pilgub Sumut, Mega Temui Muhaimin dan Airlangga

    3 jam lalu
  • Tunggu Keputusan PDIP Jadi Cagub, Kapolda Kaltim Belum Mau Mundur

    Tunggu Keputusan PDIP Jadi Cagub, Kapolda Kaltim Belum Mau Mundur

    3 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Negara-Negara yang Menjadikan Ganja Berstatus Legal

    Amerika Serikat memungkinkan penjualan ganja terbuka untuk tujuan rekreasi di California, berikut negara-negara lain menjadikan ganja berstatus legal.

    Sumber: Google News | Berita 24 Sumbar

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »