www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sumatera Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Karomah Syekh Sulaiman Ar Rasuli, Ulama yang Takuti Belanda ...

Posted by On 22.53

Karomah Syekh Sulaiman Ar Rasuli, Ulama yang Takuti Belanda ...

CERITA PAGI

Karomah Syekh Sulaiman Ar Rasuli, Ulama yang Takuti Belanda dan Jepang

SM Said

loading...
Karomah Syekh Sulaiman Ar Rasuli, Ulama yang Takuti Belanda dan Jepang
Syekh Sulaiman Ar Rasuli merupakan seorang tokoh ulama asal Sumatera Barat yang berperan besar dalam perjuangan kemerdekaan di tanah Minang dan bagi kemaslahatan umat Islam. Foto Istimewa
A+ A- Syekh Sulaiman Ar Rasuli merupakan seorang tokoh ulama asal Sumatera Barat yang berperan besar dalam perjuangan kemerdekaan di tanah Minang dan bagi kemaslahatan umat Islam.
Terlahir dengan nama Muhammad Sulaiman bin Muhammad Rasul di Candung, Sumatera Barat pada 1287 H/1871 M, Syekh Sulaiman Ar Rasuli termasuk tokoh ulama yang gigih mempertahankan mazhab Syafi'i. Ayahnya, Angku Mudo Muhammad Rasul, adalah seorang ulama yang disegani di kampung halamannya.
Sejak kecil Syekh Sulaiman Ar Rasuli memperoleh pendidikan agama, dari ayahnya. Sebelum meneruskan studinya ke Mekkah, Sulaiman pernah belajar kepada Syekh Yahya al-Khalidi Magak, Bukittinggi, Sumatera Barat.Ulama yang seangkatan dengannya antara lain adalah Kiai Haji Hasyim Asyari dari Jawa Timur.
Ketika tinggal di Mekkah, Syekh Sulaiman Ar Rasuli selain belajar dengan Syekh Ahmad Khatib Abdul Lathif al-Minangkabawi, dia juga mendalami ilmu-ilmu daripada ulama Kelantan dan Patani. Antaranya, Syekh Wan Ali Abdur Rahman al-Kalantani, Syekh Muhammad Ismail al-Fathani dan Syekh Ahmad Muhammad Zain al-Fathani.
Pada 1908 Syekh Sulaiman Ar Rasuli kembali ke Minangkabau dan mulai membuka majelis pengajaran Madrasah Tarbiyah Islamiah Candung. Murid-muridnya yang belajar tidak hanya berasal dari daerah Bukittinggi, melainkan juga datang dari berbagai wilayah Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Tapanuli, Aceh, dan bahkan, ada yang datang dari Malaysia.
Bersama rekannya Syekh Ladang Lawas dan Syekh Muhammad Jamil Jaho, Syekh Sulaiman Ar Rasuli mendirikan Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) tahun 1928 yang merupakan organisasi massa Islam bermazhab Syafi’i berbasis di Sumbar.
Berdasarkan catatan yang dikutip dari moslemforall, salah satu karomah Syekh Sulaiman Ar Rasuli yaitu ketika dia akan ditangkap oleh tentara Belanda saat sebelum kemerdekaan. Ketika itu tentara Belanda bermaksud menangkapnya saat Syekh Sulaiman Ar Rasuli mengajar mengaji.
Namun pada saat mengajar, Syekh Sulaiman Ar Rasuli berfirasat akan ditangkap. Ketika menyadari hal itu, dia yang biasanya berada di tempat pengajaran, keluar dan berjalan di jalan desanya bukan untuk melarikan diri.
Selang beberapa saat kemudian kendaraan yang membawa tentara Belanda untuk menangka pnya lewat tepat dihadapannya. Lalu tentara Belanda berhenti, Syekh Sulaiman Ar Rasuli pun langsung bertanya.
“Hendak kemana tuan-tuan semuanya”? Ketika itu tentara Belanda tidak mengenal wajah Syekh Sulaiman Ar Rasuli. Namun mereka berpatokan kepada siapa yang sedang mengajar di MTI itulah Syekh Sulaiman Ar Rasuli.
Memang pada hari itu satu-satunya yang mengajar di MTI adalah dia. Oleh karenanya mereka menjawab, “Kami hendak bertemu dan menangkap Syekh Sulaiman,”.
Namun Syekh Sulaiman malah menawarkan mereka singgah untuk beristirahat di rumahnya sembari mengatakan, “Alangkah baiknya tuan-tuan singgah terlebih dahulu di rumah saya. Karena tuan-tuan pasti akan bertemu dengan orang yang tuan-tuan cari”.
Setelah beristirahat dan berbincang-bincang dengannya, lalu mereka bertanya?. “Mana Syekh Sulaiman yang tuan katakan itu”? dia menjawab, “Syekh Sulaiman yang tuan-tuan cari itu adalah saya sendiri”.
Mereka merasa terkejut ketika mendengarka n pengakuannya. Tetapi anehnya, tentara Belanda mengurungkan niat untuk menangkapnya tanpa alasan yang jelas. Bahkan, mereka langsung meminta maaf. Inilah di antara bentuk karomah perlindungan Allah SWT kepada seorang ulama.
Lalu karena Ilmu dan kepiawaiannya, pada masa pendudukan Jepang, Syekh Sulaiman Ar Rasuli ditetapkan sebagai pimpinan Majelis Islam Tinggi (MIT), yang merupakan satu badan koordinasi alim ulama Minangkabau. halaman ke-1 dari 2
  • 1
  • 2
Sumber: Google News | Berita 24 Sumbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »