www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sumatera Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ombudsman: Masyarakat Memilih Urus Layanan Langsung ...

Posted by On 02.51

Ombudsman: Masyarakat Memilih Urus Layanan Langsung ...

Anggota Ombudsman Adrianus Meliala (tengah) dan dua stafnya dalam jumpa pers di Kantor Ombudsman Jakarta, Selasa (27/3/2018).Kompas.com/Robertus Belarminus Anggota Ombudsman Adrianus Meliala (tengah) dan dua stafnya dalam jumpa pers di Kantor Ombudsman Jakarta, Selasa (27/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Survei Ombudsman menyatakan, sebagian besar masyarakat merasa kurang nyaman berinteraksi dalam mengurus pelayanan publik secara online.

Anggota Ombudsman Adrianus Meliala mengatakan, sebanyak 66,70 persen responden lebih memilih mengurus pelayanan publik secara langsung. Hanya 23,60 persen yang nyaman menguru s secara online.

"Penelitian ini menunjukan sebagian besar pengguna layanan masih nyaman mengurus secara langsung dibanding menggunakan online system," kata Adrianus, saat peluncuran hasil survai indeks persepsi maladministrasi (Inperma), di kantor Ombudsman, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Akibat mengurus langsung, lanjut dia, terdapat peluang tindakan maladministrasi dalam mengurus suatu pelayanan publik, walaupun persentasenya dinilai kecil.

(Baca juga: Tahun Politik, Ombudsman Minta Komitmen Presiden Perhatikan Layanan Publik)

Hasil survei mengemukakan, sebanyak 4,80 persen masyarakat memakai jasa perantara dan 4,80 persen menghubungi kerabat pada layanan tersebut.

Adrianus melanjutkan, cara masyarakat memperoleh atau mengakses informasi standar pelayanan publk, juga lebih banyak persentasenya dengan cara bertanya kepada petugas.

Ada 46,40 persen responden yang memilih hal itu. Hanya 23,90 persen responden yang memilih melihat di website.

"Bertatap langsung dengan petugas itu yang penting, bukan online-nya," ujar Adrianus.

"Jadi ini bisa jadi suatu masukan kepada kementerian atau lembaga maupun pemda yang PD (percaya diri) dengan membuat web (online) dan sebagainya, hati-hati, customer Anda tidak minta itu, customer Anda minta menyediakan para petugas yang on delapan jam, ramah, tahu masalah dan sebagainya," kata dia.

(Baca juga: Tak Dapat Layanan Publik karena Tak Punya E-KTP? Hubungi Nomor Berikut Ini...)

Namun, Adrianus melanjutkan, bertanya langsung kepada petugas juga membuka peluang terjadinya tindakan maladministrasi jika integritas dan kompetensi petugas layanan tidak pada level yang baik.

Sementara itu, terdapat 26,90 persen yang memilih memperoleh informasi standar pelayanan dengan melihat papan informasi di ruang layanan dan 2,8 persen memilih bertanya ke sesama pengguna pelayana n publik.

Survei dilakukan di 11 kabupaten dan 11 kota di 11 provinsi di Tanah Air pada 2017, dengan metode survei quota sampling. Margin of error survei ini yakni 5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Jumlah responden survei ini sebanyak 3.080 orang, yang ditemui langsung di tempat layanan dasar dan yang masif diakses masyarakat yakni pelayanan kesehatan, pendidikan, perizinan, dan administrasi kependudukan.

Adapun kabupaten dan kota yang disurvei itu terdapat di 11 provinsi yakni Jawa Timur, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, dan Kalimantan Tengah.

Lokasi survei dipilih berdasarkan tingkat kemiskinan di kota dan kabupaten di provinsi itu.

Kompas TV Ombudsman baik pusat maupun daerah menerima 7.999 laporan masyarakat sepanjang tahun 2017.

Berita Terkait

Ombudsman RI: Ombudsman Perwakilan dan Pusat Punya Prinsip Sama dan Setara

Survei Ombudsman: Indeks Persepsi Maladministrasi Bali Terendah, Riau Tertinggi

Ombudsman: Penyelenggara Pelayanan Publik di Sumut Kacau

Ombudsman Sebut Banyak Aduan Pembuatan SKCK yang Tak Sesuai Aturan

Ombudsman Minta Pemerintah Serius Tangani Penyalahgunaan Data Pribadi pada Registrasi Prabayar

Terkini Lainnya

Ditolak, Gugatan Pasangan JR Saragih-Ance Selian ke PT TUN

Dito lak, Gugatan Pasangan JR Saragih-Ance Selian ke PT TUN

Regional 27/03/2018, 16:49 WIB Penyerang Mapolda Sumut Baca Tulisan Aman Abdurrahman di Telegram soal Jihad

Penyerang Mapolda Sumut Baca Tulisan Aman Abdurrahman di Telegram soal Jihad

Megapolitan 27/03/2018, 16:43 WIB Ketika Anak-anak Disabilitas Mewarnai Halte Transjakarta Kampung Melayu

Ketika Anak-anak Disabilitas Mewarnai Halte Transjakarta Kampung Melayu

Megapolitan 27/03/2018, 16:39 WIB Zulkifli Hasan: Pak Jokowi Incumbent, Peluangnya Besar

Zulkifli Hasan : Pak Jokowi Incumbent, Peluangnya Besar

Nasional 27/03/2018, 16:34 WIB Ombudsman: Masyarakat Memilih Urus Layanan Langsung Dibanding 'Online'

Ombudsman: Masyarakat Memilih Urus Layanan Langsung Dibanding "Online"

Nasional 27/03/2018, 16:30 WIB Sekolah Ini Sudah 4 Kali Dicuri, Kerugian Terakhir hingga Ratusan Juta Rupiah

Sekolah Ini Sudah 4 Kali Dicuri, Kerugian Terakhir hingga Ratusan Juta Rupiah

Regional 27/03/2018, 16:27 WIB Imbas Genangan di Jakut, Transjakarta Koridor 12 Mengalami Perpendekan Rute

Imbas Genangan di Jakut, Transjakarta Koridor 12 Mengalami Perpendekan Rute

Megapolitan 27/03/2018, 16:25 WIB Hakim Marah, Kelima Kalinya Sidang Tuntutan Gatot Brajamusti Ditunda

Hakim Marah, Kelima Kalinya Sidang Tuntutan Gatot Brajamusti Ditunda

Megapolitan 27/03/2018, 16:23 WIB Austria Menolak Usir Diplomat Rusia

Austria Menolak Usir Diplomat Rusia

Internasional 27/03/2018, 16:20 WIB Anies Bicara 'Shadow Power' di Tanah Abang...

Anies Bicara "Shadow Power" di Tanah Abang...

Megapolitan 27/03/2018, 16:18 WIB Tangki Serena Muat 78,1 Liter Pertalite Dimodifikasi? Pihak Nissan Menjawab

Tangki Serena Muat 78,1 Liter Pertalite Dimodifikasi? Pihak Nissan Menjawab

Megapolitan 27/03/2018, 16:14 WIB Wiranto Instruksikan Pemda Segera Cairkan Dana Penyelenggaraan Pilkada

Wiranto Instruksikan Pemda Segera Cairkan Dana Penyelenggaraan Pilkada

Nasional 27/03/2018, 16:13 WIB Kepada Hakim, Saksi Ini Mengadu Keluarganya Diancam oleh Suami Rita Widyasari

Kepada Hakim, Saksi Ini Mengadu Keluarganya Diancam oleh S uami Rita Widyasari

Nasional 27/03/2018, 16:12 WIB Rp 8 Miliar untuk Pemilihan Kepala Desa di Karawang

Rp 8 Miliar untuk Pemilihan Kepala Desa di Karawang

Regional 27/03/2018, 16:11 WIB Usai Pelatihan, Penghuni Rusun Pulogebang Bingung Pasarkan Produk

Usai Pelatihan, Penghuni Rusun Pulogebang Bingung Pasarkan Produk

Megapolitan 27/03/2018, 16:07 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Sumbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »