www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sumatera Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pemerintah Dorong Penyerapan Gabah Petani

Posted by On 20.42

Pemerintah Dorong Penyerapan Gabah Petani

Kementerian Pertanian, TNI AD, dan Perum Bulog menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat penyerapan gabah petani di kantor Perum Bulog, Rabu (9/5/2018)Dok. Humas Kementan Kementerian Pertanian, TNI AD, dan Perum Bulog menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat penyerapan gabah petani di kantor Perum Bulog, Rabu (9/5/2018)

KOMPAS.com - Pemerintah berupaya memperkuat cadangan beras pemerintah dengan meningkatkan serapan gabah petani (sergab).

Oleh karenanya, pemerintah menggelar rapat koordinasi antara Kementerian Pertanian, TNI Angkatan Darat, dan Perum Bulog di kantor Perum Bulog, Rabu (9/5/2018).

"Rapat koordinasi ini merupakan momentum yang sangat strategis dalam upaya meningkatkan serapan gabah petani untuk memperkuat cadangan beras pemerintah," kata Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, saat membuka rapat tersebut.

(Baca: Optimalkan Penyerapan Gabah, Bulog dan Kementan Gelar Rapat Koordinasi)

Berdasarkan data Bulog per 7 Mei 2018, realisasi pengadaan gabah/beras oleh Perum Bulog sebesar 667.852 ton atau 30 persen dari total target hingga Juni 2018 sejumlah 2,2 juta ton.

Target penyerapan ini akan terus ditingkatkan karena potensi panen masih cukup besar.

Penyerapan difokuskan pada 10 provinsi sentra beras, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

Kementerian Pertanian, TNI AD, dan Pe   rum Bulog menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat penyerapan gabah petani di kantor Perum Bulog, Rabu (9/5/2018)Dok. Humas Kementan Kementerian Pertanian, TNI AD, dan Perum Bulog menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat penyerapan gabah petani di kantor Perum Bulog, Rabu (9/5/2018)

Pengadaan beras atau pun gabah merupakan langkah strategis untuk mengisi cadangan pangan pemerintah.

"Cadangan pangan pemerintah ini sangat penting untuk menanggulangi kekurangan pangan, gejolak harga, dan bencana," katanya.

(Baca: Harga Gabah di Petani Turun Tapi Harga Beras Naik, Apa Kata Menteri Pertanian)

Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi, selaku Ketua I pelaksana sergab berharap, seluruh stakeholder terkait mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif dengan pemangku kepentingan.

Dengan demikian, ia melanjutkan, target penyerapan gabah/beras dapat tercapai.

Untuk itu, rev italisasi sistem serap gabah perlu dilakukan melalui efisiensi rantai pasok dengan cara menekan middlemen yang meraup keuntungan selama ini.

"Efisiensi rantai pasok dari petani ke penebas langsung ke unit penggilingan (UPGB) ini sangat penting agar harga dapat terjaga dan terjangkau daya beli masyarakat," ujar Agung.

Dalam rakor ini juga dilakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Gapoktan dengan Kepala Divre Perum Bulog.

Penandatanganan nota kerja sama dilakukan oleh empat perwakilan gapoktan dari empat provinsi, yaitu Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Menurut Agung, dengan adanya kesepakatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan bantuan mesin pengering (dryer) bekerja sama dengan Perum Bulog untuk mendukung percepatan serap gabah dalam rangka pemenuhan cadangan beras pemerintah.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Ketahanan P angan Nasional

Berita Terkait

Bantuan Pertanian Bakal Kurangi Angka Kemiskinan di Desa

Andalkan Pertanian, Indonesia Bisa Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Menteri Pertanian Tegaskan Komitmen Pemberantasan Korupsi

Kementerian Pertanian: Lahan Sawit Indonesia Capai 14,03 Juta Hektare

Terkini Lainnya

Regulator Karantina Dunia Berkumpul di Bali

Regulator Karantina Dunia Berkumpul di Bali

Makro 10/05/2018, 08:04 WIB Dollar AS di Money Changer Tembus Rp 14.100

Dollar AS di Money Changer Tembus Rp 14.100

Keuangan 09/05/2018, 22:47 WIB Akan Layani Penerbangan Reguler, Akses Bandara Pondok Cabe Masih Kurang

Akan Layani Penerbangan Reguler, Akses Bandara Pondok Cabe Masih Kurang

Bisnis 09/05/2018, 22:24 WIB BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Strategi Hadapi Gejolak Bursa

BPJS Ketenagakerj aan Siapkan Strategi Hadapi Gejolak Bursa

Makro 09/05/2018, 22:02 WIB Menteri Rini Salurkan Bantuan BUMN Rp 930 Juta di Tarakan

Menteri Rini Salurkan Bantuan BUMN Rp 930 Juta di Tarakan

Rilis 09/05/2018, 22:02 WIB Rupiah Terus Melemah, Bank Indonesia Lakukan Langkah Ini

Rupiah Terus Melemah, Bank Indonesia Lakukan Langkah Ini

Keuangan 09/05/2018, 21:51 WIB Siapkan Rp 1 Triliun, Kementan akan Bagikan 1.000 Pengering Gabah ke Petani

Siapkan Rp 1 Triliun, Kementan akan Bagikan 1.000 Pengering Gabah ke Petani

Makro 09/05/2018, 21:39 WIB Darmin: Penurunan Cadangan Devisa Bukanlah Bencana, bila...

Darmin: Penurunan Cadangan Devisa Bukanlah Bencana, bila...

Makro 09/05/2018, 21:32 WIB Target, Bandara Pondok Cabe Layani Penerbangan Reguler pada Tahun Ini

Target, Bandara Pondok Cabe Layani Penerbangan Reguler pada Tahun Ini

Bisnis 09/05/2018, 21:17 WIB Garuda Indonesia Bantah Bagikan Tiket Gratis

Garuda Indonesia Bantah Bagikan Tiket Gratis

Bisnis 09/05/2018, 21:06 WIB BTN Targetkan Penyaluran KPR Nonsubsidi Naik 24 Persen

BTN Targetkan Penyaluran KPR Nonsubsidi Naik 24 Persen

Rilis 09/05/2018, 20:41 WIB Menko Darmin Jamin Harga Pangan Akan Stabil saat Ramadhan

Menko Darmin Jamin Harga Pangan Akan Stabil saat Ramadhan

Makro 09/05/2018, 20:06 WIB Rupiah Terus Melemah, Ini Komentar Jokowi

Rupiah Terus Melemah, Ini Komentar Jokowi

Keuangan 09/05/2018, 19:40 WIB BI Disarankan Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin

BI Disarankan Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin

Keuangan 09/05/2018, 19:34 WIB Rupiah Tembus Rp 14.000, DPR akan Panggil Sri Mulyani hingga BI

Rupiah Tembus Rp 14.000, DPR akan Panggil Sri Mulyani hingga BI

Makro 09/05/2018, 19:14 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Sumbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »