www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sumatera Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bawa 5 kilogram sabu-sabu, penyiar radio asal Cilegon ditangkap ...

Posted by On 01.26

Bawa 5 kilogram sabu-sabu, penyiar radio asal Cilegon ditangkap ...

Merdeka > Peristiwa Bawa 5 kilogram sabu-sabu, penyiar radio asal Cilegon ditangkap polisi di Padang Senin, 4 Juni 2018 14:44 Reporter : ER Chania Kapolda Sumbar Irjen Fakhrizal. ©2018 Merdeka.com/ER Chania

Merdeka.com - Polisi menangkap CRT (27), seorang penyiar radio di Serang, Banten, karena diduga akan mengedarkan sabu-sabu di Kota Padang, S umatera Barat. Tak tanggung-tanggung, pria asal Komplek PCI blok D/39 nomor 9 RT 04 RW 05 Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten, ini membawa sabu-sabu seberat 5 kilogram melalui jalur darat.

BERITA TERKAIT
  • Bekuk dua pengedar sabu, Polda Aceh sita senjata M16 dan peluru
  • Paket sabu dalam sepatu
  • Bulan puasa malah asyik isap sabu, Uun ditangkap Tim Anti Bandit

"Yang bersangkutan kita amankan di sebuah hotel berbintang di Kota Padang pada Jumat (1/6) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB," kata Kapolda Sumbar Irjen Fakhrizal di Mapolda Sumbar, jalan Jenderal Sudirman nomor 55, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (4/6).

Fakhrizal mengatakan, pengintaian terhadap tersangka telah dilakukan lebih kurang selama satu minggu. Pelaku selama ini berpindah-pindah hotel demi menghindari pengejaran dari petugas.

"Informasi terkait pelaku sudah kita terima sekitar s atu minggu lamanya, namun yang bersangkutan baru sampai di Kota Padang pada Kamis (31/5) malam, setelah mendapatkan informasi kemudian kami mengamankan yang bersangkutan di kamar 712 hotel tersebut," kata dia.

Dari pelaku, sebut pria asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya tujuh paket sabu-sabu seberat 5 kilogram satu timbangan digital, satu unit alat press, dua buah koper, dua unit telepon genggam, dan lima bungkus plastik makanan ringan.

Fakhrizal mengatakan, wilayah Sumatera Barat bukan lagi menjadi tempat transit peredaran narkoba. Melainkan sudah menjadi tempat peredaran narkoba.

"Beberapa waktu yang lalu, Presiden RI, Joko Widodo menyatakan bahwa Indonesia sudah darurat penyalahgunaan narkoba. Jika tidak ditindaklanjuti, maka akan mengancam keselamatan bangsa. Di Indonesia sendiri, rangking kasus tersebut sudah menduduki posisi ke-24," tandasnya. [gil]

Baca Juga:
Bekuk dua pengedar sabu, Polda Aceh sita senjata M16 dan peluruPaket sabu dalam sepatuBulan puasa malah asyik isap sabu, Uun ditangkap Tim Anti BanditKepsek kaget temukan ganja 8 kg di toilet sekolahPolisi amankan tiga napi gunakan sabu di Lapas Kelas II A Kediri137 kasus selama operasi Semeru 2018, didominasi narkoba dan premanismeMeninggal karena sakit, terpidana mati Zulfikar Ali dimakamkan di Bogor
Topik berita Terkait:
  1. Kasus Narkoba
  2. Padang
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
  • Keluarkan Fatwa Fardhu 'Ain, kiai se-Jatim sebut Khofifah-Emil punya kredibilitas

  • Sapa Petani di Sawah, Puti didoakan jadi Wagub Jatim

  • Temui ibu hamil dan lansia, Puti Guntur sosialisasi Nutrisi Makmur

Rekomendasi

Sumber: Google News | Berita 24 Sumbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »